Selasa, 15 April 2014

Puma Punku, Struktur Bangunan Canggih Pada Jaman Purba. Mungkinkah ?




Puma Punku atau Pumapunku merupakan kompleks candi atau monument bagian dari situs Tiwanaku dekat Tiwanaku , Bolivia .
Tiwanaku adalah situs penting dalam tradisi Inca, karena dianggap sebagai tempat di mana dunia diciptakan . Di Aymara , nama Puma Punku dapat berarti "Gerbang Puma " .
Pumapunku terletak di areal yang luas,  167.36 meter pada sisi Utara Selatan dan 116,7 meter pada sisi Timur Baratnya. Di tepi Timur Pumapunku terdapat tempat yang disebut " Plataforma lítica " . Plataforma lítica terdiri dari teras batu berukuran 6.75 x 38.72 meter. Teras ini berisi beberapa blok batu besar . Di tempat ini, lempengan batu terbesar diperkirakan bobotnya mencapai 131 ton .


Secara keseluruhan Puma Punku benar-benar mengejutkan imajinasi kita. Puma Punku diperkirakan adalah sisa-sisa sebuah dermaga besar di Danau Titicaca lama yang tersusun di atas pantai Tiwanuku dan sebagian besar saat ini terdapat empat bangunan yang sayangnya telah ambruk. Salah satu konstruksi dari dermaga itu dibuat dari suatu benda yang diperkirakan berbobot 440 ton (setara dengan hampir 600 ukuran mobil berukuran penuh) dan beberapa konstruksi lainnya antara 100 dan 150 ton.
Hingga kini, keberadaan situs Tiwanaku adalah sebuah misteri besar, dikarenakan umurnya yang diklaim sudah sekitar 17000 tahun. Kemudian keagungan struktur megalitik Puma Punku yang ada di dalamnya, lokasinya, dan alasan kota ini dibuat di tempat yang terisolir semakin menambah aura misteri keberadaan situs Tiwanuku. Situs yang disebut juga kota Tihuanaco ini juga diyakini merupakan pusat acara keagamaan, dan pusat perkembangan kebudayaan di daerah itu. Di sini dulu juga pernah berdiri tegak sebuah piramida batu, yang disebut Akapana. Ketika pertama kali ditemukan, piramida ini tertimbun pasir. Setelah diekskavasi dalam beberapa dekade akhirnya dinding dari piramida tersebut sudah mulai terlihat.

Bangunan-bangunan di sini dipotong dengan sangat halus, dengan berat masing-masing bongkahan rata – rata lebih dari 100 ton. Puma punku terletak di selatan Akapana. Dan dari posisi ini, kita bisa melihat gunung “suci”, sebuah gunung yang dikaitkan dengan ritual keagamaan warga setempat, jauh di timur sana.
Tambang darimana batu ini berasal terletak di titicaca, 10 mil ke barat dari tihuanaco. Dengan teknologi termutakhir abad inipun, mengangkat batu seberat ini sejauh 10 mil, kemudian dipotong-potong lalu digunakan untuk membangun bangunan-bangunan 4 lantai adalah sebuah kemustahilan.

Dan itu bukan satu – satunya masalah. Puma punku sekarang memang bukan suatu objek yang indah. Entah, bencana maha besar apa yang menhancur leburkannya. Namun sisa – sisa kejayaannya masih terlihat jelas. Pernah main bongkar pasang? Gantilah balok-balok bongkar pasang itu dengan batu-batu berukuran 150-450 ton, dan itulah puma punku. Ya, anda tidak salah membaca. Bangunan di puma punku dibangun dengan cara mencookkan batu- batu itu sebagaimana permainan bongkar pasang. Tanpa semen dan tanpa perekat apapun. Belum lagi fakta yang mengatakan bahwa jenis batu yang digunakan di sini adalah batu granite dan diorite.


Dua batu ini adalah batu yang teramat keras. Hanya satu batu yang lebih keras, sehingga bisa membelah batu ini. Batu itu adalah, berlian! Sehingga, jika memang benar batu – batu ini dipotong dengan cara konvensional, pembangunnya pasti menggunakan alat- alat dari berlian. Atau mungkin mereka menggunakan teknologi yang belum pernah kita lihat.


Adalah suatu hal yang sangat mustahil. Apabila benar situs Tiwanuku telah berumur 17000 tahun, mana mungkin manusia pada jaman itu mampu membuat struktur bangunan dermaga Puma Punku yang luar biasa, mulai dari ukurannya yang super besar dan detil strukturnya yang begitu presisi seolah-olah dibuat oleh mesin-mesin mutakhir. Sedangkan, 17000 tahun yang lalu dikenal dalam sejarah sebagai jaman purba dimana manusia purba hidupnya sangat primitif dengan peralatan sekedarnya dari batu belah yang kasar dan tulang belulang. Rasanya mustahil mereka yang membangun situs ini. Lalu siapakah dan peradaban manakah yang membangun situs ini? Sebuah tanda tanya besar yang belum terjawab hingga kini.

2 komentar:

  1. syarat rumah sebagai hunian dan tempat tinggal agar betah untuk tinggal adalah sebuah rumah haruslah nyaman , hal ini tak harus di isi dengan barang barang mewah saja namun juga dengan dekorasi sederhana dan penataan yang rapih .


    untuk memiliki persyaratan nyaman tersebut kita ambil contoh adalah dengan memberi dekorasi pada dinding rumah , agar terlihat unik dan lain daripada yang lain , anda bisa menambahkan panel dinding 3 dimensi yang akan menambah kesan artistik dan mewah , walaupun panel dinding dekoratif 3 dimensi itu sendiri harganya sangat terjangkau untuk masyarakat.

    BalasHapus
  2. CASINO - JT Hub
    CASINO in the City 의왕 출장안마 of Richmond. Enjoy the best entertainment, gaming and hotel experience in the city. The 이천 출장마사지 casino has an 순천 출장샵 outdoor 파주 출장마사지 pool and 김제 출장안마 is open year round.

    BalasHapus