Minggu, 13 April 2014

Badai Supercell, Badai Paling Mengerikan di Dunia


 

Mengapa Ada Badai
                Badai merupakan fenomena alam yang sering terjadi akibat peralihan cuaca yang ekstrim dan biasanya berasal dari samudra. Ada berbagai macam badai, seperti badai hujan, badai guntur, badai salju dan badai paling mengerikan dan merusak adalah badai topan atau disebut sebagai angin siklon di samudra Hindia (cyclone) dan topan di samudra Pasifik (typhoon). Penyebab terjadinya badai adalah tingginya suhu permukaan laut dan perubahan energi di dalam atmosfir. Akibat yang paling berbahaya dari badai adalah banjir bandang, sambaran petir dan angin kencang.
Badai Paling Mengerikan
                Badai Supercell adalah salah satu badai paling mengerikan yang terbesar, terkuat dan menjadi jenis badai yang merusak, dan dampaknya bisa dirasakan hingga radius 32 kilometer. Jika memungkinkan, badai ini bisa terjadi di mana saja, tetapi yang paling sering badai ini terjadi di Tornado Alley, Amerika Serikat. Penyebab badai supercells adalah kelembaban, ketidak seimbangan atmosfer, dan putaran angin kencang yang mengakibatkan terbentuknya dinding awan (wall cloud) yang gelap dan turun ke permukaan bumi. Hal ini berlangsung kurang lebih sepuluh menit, sebelum badai supercell benar-benar memporak porandakan semua yang ada di atas tanah dan yang berada di wilayah jangkauannya.
Terjadinya Badai Supercell
                Seorang pemburu badai, Mike Hollingshead, mengambil foto-foto badai supercells di berbagai lokasi. Hollingshead telah berburu badai sejak tahun 1999 dan menjadi photografer profesional pada tahun 2004. Berikut ini adalah hasil karya-karyanya yang pernah ia abadikan tentang badai supercell:
1. Alma, Nebraska
2. Aberdeen, South Dakota
3. McCook, Nebraska
4. Vivian, South Dakota
5. Lindsay, Nebraska

                Badai supercell terdahsyat terjadi pada 23 Juli 2010 di kota Vivian, South Dakota, Amerika Serikat. Badai tersebut sempat didokumentasikan dan memecahkan rekor dunia dengan produksi hujan es terbesar. Lee Scott, merupakan pria yang sempat mengumpulkan bongkahan-bongkahan bola es sebesar delapan inchi dan melaporkannya ke Dinas Cuaca Nasional setempat. Hingga saat ini, badai sekelas supercell masih melanda Amerika Serikat. Meskipun kekuatannya tidak sebesar supercell, namun badai serupa bisa terjadi kapanpun dan dimanapun.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar