Senin, 04 Agustus 2014

CERDAS Dalam memilih Gadget, Pahami Teknologi LAYAR Yang Digunakan : TFT, IPS atau AMOLED kah??


“Harus Smart dalam memilih smartphone”. Kini pasar di Indonesia telah dibanjiri ponsel berteknologi tinggi atau lebih dikenal dengan smart phone. Perkembangan pasar yang semakin menggairahkan akhir-akhir ini tidak terlepas dari tingginya permintaan masyarakat akan ponsel.
                Sudah menjadi rahasia umum, kecenderungan masyarakat kita sangat suka akan hal-hal yang baru atau yang sedang trend saat ini. Ponsel yang awalnya hanya diandalkan fungsinya sebagai alat komunikasi (telpon dan sms), kini telah berkembang menjadi alat komunikasi yang multi media (telpon, sms, game, tv, radio, film, internet hingga sosmed seperti bbm, whatsapp, line, dll).
Ponsel yang berlayar kecil kinipun telah berevolusi menjadi gadget-gadget yang berlayar lebar yang kita kenal dengan tablet.
Namun, dari sekian banyak model, type dan merk gadget, tidak semua masyarakat kita yang memahami spesifikasi setiap gadget yang akan dipilih.
"Teliti sebelum membeli”, begitulah ungkapan dalam hukum jual beli yang sering kita dengar. Didalam memilih gadget yang akan kita belipun demikian.
Sobat, dalam artikel kali ini, saya akan menshare tentang layar gadget (screen). Layar adalah salah satu bagian terpenting pada sebuah gadget. Apalagi kini, 50% lebih gadget keluaran terbaru mengusung teknologi touchscreen (layar sentuh) sebagai antarmukanya. Dalam teknologi touchscreen, layar tidak hanya berfungsi sebagai tampilan, namun berfungsi juga sebagai papan tombol sebagaimana mouse dan keyboard dalam PC.
Didalam memilih sebuah gadget, seringkali kita melihat spesifikasi layar seperti : layar TFT , IPS LED atau AMOLED Touchscreen. Apakah yang membedakan ketiganya ?

Layar TFT (Thin Film Transistor)
TFT merupakan kepanjangan dari Thin Film Transistor yang merupakan jenis layar yang menggunakan teknologi LCD. Layar dengan menggunakan jenis layar TFT ini mampu memberikan resolusi yang cukup baik dan layar TFT juga mampu menampilkan gambar yang mengusung berjuta warna. Layar dengan jenis TFT ini tergolong mahal dan juga mampu menyedot daya yang sangat besar.
Kelebihan dan kelemahan dari Layar yang menggunakan teknologi TFT adalah memiliki tampilan layar yang tergolong tajam dan juga jenih serta mampu menerima respon sentuhan yang sangat cepat. Sedang kekurangannya adalah boros baterai.




Layar IPS LCD (In Plane Switching Liquid Crystal Display)
Jenis layar IPS LCD ini banyak kita jumpai dalam smartphone kelas menengah ketas, namun sebelumnya perlu kita pahami tentang apa itu jenis layar IPS LCD. IPS (In Plane Swtiching)merupakan suatu panel teknologi LCD  yang mampu menampilkan banyak perbedaan ketika dipandang mata secara normal. Layar dengan teknologi IPS ini menawarkan hasil gambar yang sangat bagus dan cocok untuk fotografi.
Sedangkan kelemahan dari layar yang menggunakan teknologi IPS LCD ini adalah konsumsi daya yang tergolong besar dan juga kecerahannya tidak bisa tampil sempurna.

Layar AMOLED (Active Matrix Organic Light Emitting Diode)
Kita sering mendengar nama layar AMOLED untuk smartphone terbaru, apa itu layar AMOLED?? AMOLED (Active Matrix Organic Light Emitting Diode) adalah jenis layar yang menggunakan teknologi OLED (Organic Light Emitting Diode). Sedang OLED sendiri merupakan sebuah benda padat yang memiliki filmyang sangat tipis yang  mengandung molekul organik dan mampu menghasilkan cahaya apabila mendapat aliran listrik.



Teknologi OLED memiliki ketajaman layar yang tergolong tinggi namun memiliki daya yang tergolong rendah. Dengan AMOLED merupakan wujud transformasi dari OLED biasa yang mampu merubah setiap pixel secara langsung dan sangat efisien. Disamping itu layar dengan teknologi AMOLED juga memiliki kelebihan serta kelemahan, diantaranya seperti dibawah ini.
Kelebihan Layar AMOLED
1. Memiliki kecerahan yang sangat tinggi.
2. Teknologi AMOLED memiliki pengaturan warna RGB, sehingga hasil video serta foto tampak begitu stabil.
3. Mampu menghemat daya hingga 40%.
4. Masih tetap terlihat jernih, meski digunakan saat berada dibawah sinar matahari langsung.
Kelemahan Layar AMOLED
Perangkat yang menggunakan jenis layar AMOLED pasti memiliki harga yang tergolong tinggi. Karena AMOLED merupakan jenis layar baru yang juga menggunakan teknologi baru.

Sekian sobat tips memilih layar Gadget dari Kolong Jagad. Semoga bermanfaat.

Selasa, 15 April 2014

REKONSTRUKSI WAJAH REMAJA PADA JAMAN BATU. SEPERTI APA YA?


INILAH.COM, London – Pernah membayangkan seperti apa wajah orang dari 5.500 Sebelum Masehi (SM)? Kini,para ahli berhasil merekonstruksi seperti apa wajah orang dari zaman batu itu.

Mahasiswa MSc Jenny Barber dari University of Dundee memanfaatkan teknik mutakhir polisi yang biasa digunakan merekonstruksi dan mengidentifikasi tubuh yang membusuk untuk membuat ulang wajah remaja 15 tahun Viste Boy.


Remaja ini tinggal di gua Vistehola dekat Stavanger di Norwegia pada 7.500 tahun silam dalam sebuah klan beranggotakan 10-15 orang. Seiring kian canggihnya teknologi polisi, hasil rekonstruksi ini menjadi salah satu visi akurat dari moyang manusia.




Barber menggunakan sinar-x dan hasil pindai laser fragmen tengkorak untuk membuat model komputer 3D tengkorak. Karena hasil pindai sangat detail, Barber menambahkan beberapa informasi tambahan mengenai Viste Boy ini.

“Tujuan saya membuat sesuatu semirip mungkin dengan aslinya,” ujarnya seperti dikutip DM.

Hasil rekonstruksi menunjukkan, remaja ini cukup berotot dan sehat, lanjutnya. Mirip siapa ya? [mor]

Sumber : www.inilah.com
                   www.earthsky.org

INI DIA !! FENOMENA BULAN BERDARAH (Blood Moon) YANG SANGAT MENAKJUBKAN


Fenomena alam yang menakjubkan dan jarang terjadi menghiasi langit di belahan bumi Amerika Utara pada pertengahan tahun 2014, saat bulan purnama akan berubah warnanya menjadi kemerahan. Fenomena tersebut dinamakan "Blood Moon".
Berdasarkan perhitungan NASA fenomena alam ini terjadi empat kali dengan rentang selama enam bulan sejak 15 April 2014 yaitu tanggal 8 Oktober 2014, 4 April 2015, dan 28 September 2015.
Di Indonesia, pada tanggal 15 April 2014 fenomena Blood Moon hanya bisa dilihat di Indonesia bagian Timur karena di Indonesia bagian Barat fenomena tersebut terjadi dalam rentang pukul 12.58 WIB hingga pukul 16.33 WIB.


Fenomena gerhana bulan yang aneh ini sebenarnya telah banyak diketahui oleh orang-orang pada zaman dahulu. Namun seringkali dikaitkan oleh mereka dengan hal-hal mistis.
Suatu ketika dahulu, sebelum bidang astronomi berkembang sebagai ilmu, orang2 di zaman kuno menganggap peristiwa gerhana sebagai satu petanda mala petaka yang bakal menimpa. Polemik tersebut menjadi kepercayaan kebanyakan masyarakat di dunia, terutamanya di sekitar benua Amerika Selatan dan Afrika. Dalam hal lain, gerhana bulan berdarah dianggap pula sebagai puncak mala petaka yang akan melanda.
Mengikut catatan sejarah, fenomena bulan berdarah ini pernah terjadi ketika Christopher Columbus melakukan penjelajahan ke wilayah Timur yaitu dalam misinya mencari ‘dunia baru’. Dalam pelayaran terakhirnya selepas meninggalkan Spanyol, kapal Columbus dikatakan telah mengalami masalah teknik dan menyebabkan beliau terpaksa berlabuh di perairan utara Jamaica pada 22 Jun 1503.
Sebelumnya, Columbus telah mempelajari seluk-beluk astronomi melalui sebuah buku yang dibawanya. Buku itu ditulis oleh Regiomontanus, iaitu seorang ahli matematik dan astronomi kelahiran Jerman. Ia mengandungi maklumat terperinci mengenai peristiwa astronomi yang berlaku di antara tahun 1475 hingga 1506. Melalui buku itulah Columbus mengetahui bahawa peristiwa bulan berdarah akan terjadi pada 21 Disember 1503.



Selepas hampir enam bulan terdampar di kepulauan Jamaica tsb, tercetus perselisihan faham di antara kedua-belah pihak. Agar perkara tsb tidak berlarut, Columbus bertemu dengan ketua adat orang asli tsb untuk berdamai. Dalam pertemuan itu beliau telah menyatakan bulan akan muncul dengan wajah yang ‘berdarah’ sebagai tanda kemurkaan Tuhan sekiranya perselisihan faham tersebut terus berkelanjutan.  (colombus boongin orang bodoh)
Bimbang dengan ‘kemurkaan’ itu, satu perjanjian telah termaterai dan ketua adat pribumi Jamaica setuju untuk memberi kerjasama sepenuhnya kepada Columbus. Sehingga pada 29 Jun 1504, Columbus meneruskan perjalanannya kembali setelah kapalnya siap diperbaiki.
Selain Columbus, fenomena bulan berdarah ini juga turut dikaitkan dengan peristiwa kejatuhan kerajaan Parsi ke tangan Alexander the Great. Parsi yang ketika itu diperintah oleh King Darius III telah tewas dalam peperangan Gaugamela yang berlaku pada tahun 331 SM. Beberapa hari sebelum pertempuran tersebut berlangsung, fenomena bulan berdarah dilaporkan terjadi, dan ini dianggap sebagai petanda malang untuk kerajaan Parsi.
Secara scientifiknya, gerhana bulan terjadi apabila kedudukan matahari, bumi dan bulan berada dalam satu garis lurus. Lazimnya, bulan akan hilang seketika daripada pandangan kita pada waktu gerhana kerana cahaya matahari terlindung oleh bumi. Namun, perkara sebaliknya berlaku semasa fenomena gerhana bulan ‘berdarah’. Bulan tidak hilang dari pandangan, sebaliknya ia tetap kelihatan, tetapi dengan warna yang kemerah-merahan.

Profesor Dr. Mohd Alauddin Mohd Ali
Menurut Pengarah Institut Sains Angkasa, Universiti Kebangsaan Malaysia, Profesor Dr. Mohd Alauddin Mohd Ali, fenomena ini terjadi disebabkan pembiasan cahaya oleh atmosfera bumi. Ia hanya berlaku apabila terjadinya gerhana bulan penuh pada waktu solstis musim sejuk iaitu kedudukan matahari berada paling jauh ke selatan atau ke utara dari khatulistiwa.  Biasanya berlaku pada 21 Disember setiap tahun.
Gerhana ini berlaku bertepatan dengan titik balik matahari, di mana titik balik matahari pada 21 Disember adalah hari terpendek dalam setahun di hemisfera utara. Di bahagian ini disebut sebagai solstis musim sejuk, manakala di hemisfera selatan pula ialah solstis musim panas yang mana berlaku pada tarikh 21 Jun setiap tahun.



Pada kedudukan ini, sinar yang dilepaskan oleh matahari kebanyakannya berspektrum merah. Justeru, ia akan mengakibatkan bulan kelihatan berwarna lebih gelap, merah, jingga atau coklat. Selain itu, warna bulan ketika fenomena ini berlangsung turut dipengaruhi oleh debu vulkanik yang dilepaskan gunung berapi ke ruang atmosfera bumi.
Jelas Dr. Alauddin lagi, gerhana bulan yang berlaku pada 21 Disember memakan masa yang agak panjang. Bulan akan tertutup oleh bayangan bumi dianggarkan lebih kurang 72 minit. Keadaan ini akan menyebabkan bulan 10,000 hingga 100,000 lebih kabur, seterusnya akan membuatkan banyak bintang redup dan Bimasakti dilihat lebih bersinar.
Kali terakhir fenomena bulan berdarah ini berlaku ialah pada 21 Disember 2010 yang dapat dilihat secara total di rantau Amerika Utara, Pulau Greenland dan Iceland. Di setiap lokasi yang sama, fenomena ini berlaku dalam jangka masa hampir 400 tahun sekali.
Sebelum tahun 2010, gerhana bulan total yang bertepatan dengan titik balik matahari pernah berlaku pada 21 Disember 1980 dan 21 Disember 1999. Selepas ini, fenomena yang sama akan berulang di benua Asia pada 21 Disember 2094, iaitu dalam tempoh 84 tahun dari sekarang.

Puma Punku, Struktur Bangunan Canggih Pada Jaman Purba. Mungkinkah ?




Puma Punku atau Pumapunku merupakan kompleks candi atau monument bagian dari situs Tiwanaku dekat Tiwanaku , Bolivia .
Tiwanaku adalah situs penting dalam tradisi Inca, karena dianggap sebagai tempat di mana dunia diciptakan . Di Aymara , nama Puma Punku dapat berarti "Gerbang Puma " .
Pumapunku terletak di areal yang luas,  167.36 meter pada sisi Utara Selatan dan 116,7 meter pada sisi Timur Baratnya. Di tepi Timur Pumapunku terdapat tempat yang disebut " Plataforma lítica " . Plataforma lítica terdiri dari teras batu berukuran 6.75 x 38.72 meter. Teras ini berisi beberapa blok batu besar . Di tempat ini, lempengan batu terbesar diperkirakan bobotnya mencapai 131 ton .


Secara keseluruhan Puma Punku benar-benar mengejutkan imajinasi kita. Puma Punku diperkirakan adalah sisa-sisa sebuah dermaga besar di Danau Titicaca lama yang tersusun di atas pantai Tiwanuku dan sebagian besar saat ini terdapat empat bangunan yang sayangnya telah ambruk. Salah satu konstruksi dari dermaga itu dibuat dari suatu benda yang diperkirakan berbobot 440 ton (setara dengan hampir 600 ukuran mobil berukuran penuh) dan beberapa konstruksi lainnya antara 100 dan 150 ton.
Hingga kini, keberadaan situs Tiwanaku adalah sebuah misteri besar, dikarenakan umurnya yang diklaim sudah sekitar 17000 tahun. Kemudian keagungan struktur megalitik Puma Punku yang ada di dalamnya, lokasinya, dan alasan kota ini dibuat di tempat yang terisolir semakin menambah aura misteri keberadaan situs Tiwanuku. Situs yang disebut juga kota Tihuanaco ini juga diyakini merupakan pusat acara keagamaan, dan pusat perkembangan kebudayaan di daerah itu. Di sini dulu juga pernah berdiri tegak sebuah piramida batu, yang disebut Akapana. Ketika pertama kali ditemukan, piramida ini tertimbun pasir. Setelah diekskavasi dalam beberapa dekade akhirnya dinding dari piramida tersebut sudah mulai terlihat.

Bangunan-bangunan di sini dipotong dengan sangat halus, dengan berat masing-masing bongkahan rata – rata lebih dari 100 ton. Puma punku terletak di selatan Akapana. Dan dari posisi ini, kita bisa melihat gunung “suci”, sebuah gunung yang dikaitkan dengan ritual keagamaan warga setempat, jauh di timur sana.
Tambang darimana batu ini berasal terletak di titicaca, 10 mil ke barat dari tihuanaco. Dengan teknologi termutakhir abad inipun, mengangkat batu seberat ini sejauh 10 mil, kemudian dipotong-potong lalu digunakan untuk membangun bangunan-bangunan 4 lantai adalah sebuah kemustahilan.

Dan itu bukan satu – satunya masalah. Puma punku sekarang memang bukan suatu objek yang indah. Entah, bencana maha besar apa yang menhancur leburkannya. Namun sisa – sisa kejayaannya masih terlihat jelas. Pernah main bongkar pasang? Gantilah balok-balok bongkar pasang itu dengan batu-batu berukuran 150-450 ton, dan itulah puma punku. Ya, anda tidak salah membaca. Bangunan di puma punku dibangun dengan cara mencookkan batu- batu itu sebagaimana permainan bongkar pasang. Tanpa semen dan tanpa perekat apapun. Belum lagi fakta yang mengatakan bahwa jenis batu yang digunakan di sini adalah batu granite dan diorite.


Dua batu ini adalah batu yang teramat keras. Hanya satu batu yang lebih keras, sehingga bisa membelah batu ini. Batu itu adalah, berlian! Sehingga, jika memang benar batu – batu ini dipotong dengan cara konvensional, pembangunnya pasti menggunakan alat- alat dari berlian. Atau mungkin mereka menggunakan teknologi yang belum pernah kita lihat.


Adalah suatu hal yang sangat mustahil. Apabila benar situs Tiwanuku telah berumur 17000 tahun, mana mungkin manusia pada jaman itu mampu membuat struktur bangunan dermaga Puma Punku yang luar biasa, mulai dari ukurannya yang super besar dan detil strukturnya yang begitu presisi seolah-olah dibuat oleh mesin-mesin mutakhir. Sedangkan, 17000 tahun yang lalu dikenal dalam sejarah sebagai jaman purba dimana manusia purba hidupnya sangat primitif dengan peralatan sekedarnya dari batu belah yang kasar dan tulang belulang. Rasanya mustahil mereka yang membangun situs ini. Lalu siapakah dan peradaban manakah yang membangun situs ini? Sebuah tanda tanya besar yang belum terjawab hingga kini.

Minggu, 13 April 2014

Badai Supercell, Badai Paling Mengerikan di Dunia


 

Mengapa Ada Badai
                Badai merupakan fenomena alam yang sering terjadi akibat peralihan cuaca yang ekstrim dan biasanya berasal dari samudra. Ada berbagai macam badai, seperti badai hujan, badai guntur, badai salju dan badai paling mengerikan dan merusak adalah badai topan atau disebut sebagai angin siklon di samudra Hindia (cyclone) dan topan di samudra Pasifik (typhoon). Penyebab terjadinya badai adalah tingginya suhu permukaan laut dan perubahan energi di dalam atmosfir. Akibat yang paling berbahaya dari badai adalah banjir bandang, sambaran petir dan angin kencang.
Badai Paling Mengerikan
                Badai Supercell adalah salah satu badai paling mengerikan yang terbesar, terkuat dan menjadi jenis badai yang merusak, dan dampaknya bisa dirasakan hingga radius 32 kilometer. Jika memungkinkan, badai ini bisa terjadi di mana saja, tetapi yang paling sering badai ini terjadi di Tornado Alley, Amerika Serikat. Penyebab badai supercells adalah kelembaban, ketidak seimbangan atmosfer, dan putaran angin kencang yang mengakibatkan terbentuknya dinding awan (wall cloud) yang gelap dan turun ke permukaan bumi. Hal ini berlangsung kurang lebih sepuluh menit, sebelum badai supercell benar-benar memporak porandakan semua yang ada di atas tanah dan yang berada di wilayah jangkauannya.
Terjadinya Badai Supercell
                Seorang pemburu badai, Mike Hollingshead, mengambil foto-foto badai supercells di berbagai lokasi. Hollingshead telah berburu badai sejak tahun 1999 dan menjadi photografer profesional pada tahun 2004. Berikut ini adalah hasil karya-karyanya yang pernah ia abadikan tentang badai supercell:
1. Alma, Nebraska
2. Aberdeen, South Dakota
3. McCook, Nebraska
4. Vivian, South Dakota
5. Lindsay, Nebraska

                Badai supercell terdahsyat terjadi pada 23 Juli 2010 di kota Vivian, South Dakota, Amerika Serikat. Badai tersebut sempat didokumentasikan dan memecahkan rekor dunia dengan produksi hujan es terbesar. Lee Scott, merupakan pria yang sempat mengumpulkan bongkahan-bongkahan bola es sebesar delapan inchi dan melaporkannya ke Dinas Cuaca Nasional setempat. Hingga saat ini, badai sekelas supercell masih melanda Amerika Serikat. Meskipun kekuatannya tidak sebesar supercell, namun badai serupa bisa terjadi kapanpun dan dimanapun.

Rabu, 26 Februari 2014

Permintaan Mutasi


Suatu hari Khalifah Al-Ma'mun didatangi serombongan warga yang bermaksud mengadukan gubernur mereka dan menuntutnya agar dimutasikan ke wilayah lain.
"Kalian jangan macam-macam kepadanya. Aku tahu persis beliau gubernur yang baik dan berlaku adil pada kalian," kata Khalifah.


Sesepuh warga yang ditunjuk sebagai pemimpin maju ke depan dan berkata, "Amirul mukminin, apa artinya kecintaan ini bagi kami jika tidak dinikmati juga oleh rakyat yang lain? Selama lima tahun ia telah memimpin kami dengan baik dan adil. Karena itu, mutasikan dia ke wilayah lain agar keadilannya bisa dinikmati secara merata oleh seluruh rakyat."
Mendengar itu Khalifah tertawa sambil meninggalkan mereka.

Menjual Keledai Karena Nazar


Hari tersebut adalah hari pertama sejak Nasrudin sembuh dari sakit. Dia sedang berpikir keras karena pada saat sakit dia pernah berjanji pada Tuhan jika dia sembuh dia akan menjual keledainya seharga 200 dinar.


                Pada saat itu harga keledai sangat tinggi berkisar diharga 1000 dinar . Tapi karena ketaatannya pada Tuhan dia segera pergi ke pasar sambil berteriak.
"Siapa yang mau beli. Aku jual keledaiku seharga 200 dinar."
                Para makelar pun berdatangan. Beberapa dari mereka bahkan langsung mengeluarkan uang 200 dinar.
"Tunggu dulu!" Nasrudin mengangkat tangan, "Jika ingin membeli keledai ini kalian juga harus membeli kucing diatas nya seharga 800 dinar!"